Uni Eropa Tunda Keputusan Pembukaan Perbatasan

Indonesiainside.id, Brussels – Uni Eropa (UE) belum menyepakati daftar negara aman yang boleh mengunjungi Eropa pada Juli nanti. Beberapa negara anggota UE dikabarkan memerlukan lebih banyak waktu untuk memutuskan hal tersebut, Sabtu (27/6).

Setelah berhari-hari pembahasan, utusan Uni Eropa pada Jumat (26/6), sepakat untuk mengusulkan daftar 14 negara kepada pemerintah nasional mereka, dengan Amerika Serikat (AS), di mana virus corona masih menyebar, tetap dikecualikan.

Kroasia, yang saat ini memegang kepresidenan bergilir Uni Eropa, meminta agar negara-negara memberikan umpan balik pada Sabtu, dengan harapan hal itu kemudian dapat dilakukan pemungutan suara di antara 27 negara anggota.

“Masih ada konsultasi yang sedang berlangsung, yang akan berlanjut hingga Senin,” kata seorang sumber UE. “Belum ada visibilitas ke mana ini akan berlanjut, tetapi presiden masih berharap untuk melakukan pemungutan suara Senin nanti.”

Daftar negara aman yang diusulkan hanya berisi empat belas negara, yakni Aljazair, Australia, Kanada, Georgia, Jepang, Montenegro, Maroko, Selandia Baru, Rwanda, Serbia, Korea Selatan, Thailand, Tunisia, dan Uruguay.

Yang terpenting, dilansir dari Arab News, para pelancong dari Tiongkok dikabarkan akan diizinkan untuk masuk, tetapi dengan syarat bahwa Beijing juga akan melakukan hal yang sama bagi pengunjung dari Eropa.

Pembatasan perbatasan internasional secara bertahap akan dicabut mulai 1 Juli nanti, karena tingkat infeksi mulai surut setidaknya di Eropa, dan beberapa negara berharap untuk koordinasi UE yang erat.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here