Kejamnya Rezim Bashar al-Assad, Tetap Tidur Nyenyak Meski Banyak Anak-Anak Tewas Diterjang Peluru dan Bom Pasukannya

Seorang bocah jadi korban serangan rezim Bashar al-Assad. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Al Bab – Seorang anak perempuan berusia 10 tahun tewas karena tertembak oleh pasukan rezim Bashar al-Assad pada Rabu(1/7) di distrik al-Bab, Suriah utara.

Pasukan rezim Assad yang bermarkas di Tadif, daerah pedesaan selatan distrik al-Bab menembaki warga sipil yang mengumpulkan tanaman caper di selatan distrik tersebut.

Anak perempuan nahas itu tewas seketika setelah ditembak oleh pasukan rezim Suriah.

Pasukan rezim di Tadif kerap menyerang warga sipil di distrik al-Bab, yang dibebaskan dari organisasi teroris Daesh dalam Operasi Perisai Eufrat pada 23 Februari 2017.

Soal tewasnya anak-anak akibat serangan rezim syiah Bashar al-Assad bukanlah yang pertama. Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah (SNHR) mengumumkan setidaknya 29.017 anak-anak tewas sejak pecahnya perang saudara di negara tersebut.

Sebagian besar korban tewas anak-anak di Suriah disebabkan serangan rezim Bashar al-Assad dan kelompok-kelompok teroris dukungan Iran. Sementara 1.928 anak-anak tewas dalam serangan udara Rusia yang mendukung pasukan rezim.

Selain itu, organisasi teroris YPG/PKK yang menggunakan nama SDG sebagai kedok mereka telah membunuh 214 anak dan organisasi teroris Daesh juga menyebabkan 956 anak di Suriah tewas.

Presiden Bashar al-Assad hanya tertawa ketika ditanya oleh The Sunday Times, soalnya banyaknya anak-anak Suriah yang tewas jadi korban perang. Ia juga bilang tetap bisa tidur nyenyak.

“Saya tahu arti dari pertanyaan itu. Saya tidur teratur dan bekerja, makan seperti biasanya, dan berolahraga,” kata Assad sambil tertawa, seperti dirilis The Independent, Senin (7/11/2016).

Assad juga hanya mengangkat bahunya saat ditanya bagaimana perasaannya tentang banyaknya pembunuhan warga sipil, perempuan dan anak-anak tak berdosa. Dia mengkambinghitamkan teroris.

“Ini yang salah teroris dan kita berbicara tentang perang, bukan amal,” kata Assad.(EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here