Parlemen Oposisi Malaysia Tolak Pergantian Ketua DPR

Sejumlah anggota parlemen dari partai oposisi di Malaysia menolak usul pemerintah untuk mengganti Ketua DPR Tan Sri Ariff Yusof dan Wakil Ketua DPR, Nga Kor Ming. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Kuala Lumpur – Sejumlah anggota parlemen dari partai oposisi di Malaysia menolak usul pemerintah mengganti Ketua DPR Tan Sri Ariff Yusof dan Wakil Ketua DPR Nga Kor Ming.

Penolakan disampaikan Fahmi Fadzil (Partai Keadilan Rakyat/Keadilan), Datuk Hasanuddin bin Mohd Yunus (Partai Amanah Negara/Amanah), Alice Lau Kiong Yieng (Partai Tindakan Demokratik /DAP), Dr Maszlee Malik (Bersatu/Berprinsip), Datuk Liew Vui Keong (Partai Warisan Sabah/Warisan), DS Wilfred Madius Tangau (United Progressive Kinabalu Organisation/UPKO) dan Baru Bian (Partai Sarawak Bersatu/PSB).

Seluruhnya berpendapat, ketua dan wakil DPR Malaysia tersebut telah berkhidmat dengan penuh sikap profesional. Tidak ada dasar kuat untuk menyingkirkan keduanya.

Sejak pelantikan Tan Sri Ariff Yusof sebagai ketua parlemen atau speaker parlemen, berbagai reformasi dan perbaikan parlemen dilakukan secara konsisten demi memulihkan martabat institusi parlemen. Mereka mengatakan, langkah-langkah pembaruan diperkenalkan untuk meningkatkan mutu dan memastikan transparansi proses parlemen.

Di antaranya, mendirikan enam Komite Pilihan Khusus yaitu Komite Pilihan Khusus Rancangan Undang-Undang, Komite Pilihan Khusus Bajet, Komite Pilihan Khusus Pertahanan dan Urusan Dalam Negeri serta Komite Pilihan Khusus Hak Asasi dan Kesamaan Gender serta menciptakan Grup Partai Parlemen Lintas Negara (All-Party Parliamentary Groups) untuk lebih mensosialisasikan parlemen. Parlemen merupakan institusi penting sebagai wadah demokrasi dan membawa suara rakyat yang tidak harus dijadikan medan percaturan politik secara sewenang-wenangnya tanpa sebab yang jelas. (ASF/ANT)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here