Serangan Roket Menyasar Wilayah Yang Dihuni Pasukan Amerika di Irak

Ilustrasi roket Iran. Foto: istimewa

Indonesiainside.id, Baghdad – Sebuah roket jatuh di wilayah Zona Hijau Baghdad, lokasi yang ditempati pasukan AS dan kedutaan besar lainnya, menyebabkan kerusakan pada rumah dan melukai seorang anak Ahad(5/7) dini hari, kata militer Irak.

Pasukan keamanan pada saat yang sama menggagalkan peluncuran roket Katyusha lainnya di pangkalan udara militer Taji di utara Baghdad yang menampung pasukan AS, ungkap sebuah pernyataan militer setempat.

Tidak disebutkan rincian lebih lanjut atas kejadian itu. Namun, para pejabat AS menuding milisi yang didukung Iran melakjkan serangan roket reguler terhadap fasilitas AS di Irak, termasuk di dekat kedutaan besar di Baghdad.

Sejauh ini tidak ada kelompok yang yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, melansir gulfnews, Senin (6/7).

Seorang polisi dan sumber medis mengonfirmasi seorang anak terluka ringan dan mengatakan itu disebabkan oleh potongan roket yang mendarat di sebuah rumah.

Sumber kepolisian menambahkan sistem anti-roket yang digunakan untuk melindungi kedutaan AS, dan yang telah diuji pada hari Sabtu, telah menembak jatuh roket sehingga meledak di udara sebelum bisa mengenai Zona Hijau.

Pasukan keamanan Irak menggerebek sebuah markas besar dari milisi Kataib Hezbollah yang didukung Iran di Baghdad selatan pekan lalu menangkap lebih dari selusin anggota kelompok itu dengan tuduhan terlibat dalam serangan roket.

Sebagian besar dari mereka dibebaskan tak lama setelah itu.

Kelompok-kelompok paramiliter yang didukung oleh Iran mendominasi unsur dari lembaga keamanan, ekonomi, dan kehidupan politik Irak.

Pemerintah Perdana Menteri Mustafa Al Kadhimi yang didukung oleh Amerika Serikat mengindikasikan akan mendukung aksi tegas melawan milisi tersebut, tetapi peristiwa penangkapan milisi yang kemudian dilepas kembali malah menunjukkan bahwa pihaknya akan menghadapi perlawanan keras.(EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here