Tiga Hari Beruntun AS Catat Rekor Kasus Harian Tertinggi Covid-19

Seorang staf memeriksa suhu tubuh pelanggan di luar gerai Apple Store di Fifth Avenue, New York City, Amerika Serikat, Rabu (17/6/2020). Xinhua/Wang Ying

Indonesiainside.id, Washington DC – Amerika Serikat (AS) kembali mencatatkan rekor penambahan infeksi Covid-19 hariannya pada Jumat (10/7), dengan mengonfirmasi 69.000 kasus baru. Ini adalah hari ketiga berturut-turut Negeri Paman Sam melaporkan rekor penambahan kasus.

Dilansir Arab News, total sembilan negara bagian di AS, yakni Alaska, Georgia, Idaho, Iowa, Louisiana, Montana, Ohio, Utah dan Wisconsin, juga mencapai rekor infeksi harian.

Di Texas, Gubernur Greg Abbott memperingatkan pada Jumat (10/7), bahwa ia mungkin harus memaksakan tindakan keras baru jika negara bagian itu tidak dapat membendung beban kasus dan rawat inap yang memecahkan rekor. “Jika kita tidak mengadopsi praktik terbaik, maka itu bisa mengarah pada penutupan bisnis,” kata Abbot kepada TV setempat di Lubbock. Dia menambahkan bahwa itu adalah hal terakhir yang dia inginkan.

California mengumumkan pada Jumat bahwa negara bagian itu akan membebaskan hingga 8.000 tahanan lebih awal, untuk memperlambat penyebaran Covid-19 di dalam penjara. Di Penjara Negara San Quentin, di luar San Francisco, setengah dari sekitar 3.300 tahanan di fasilitas itu dinyatakan positif terkena virus.

Florida tetap menjadi salah satu hotspot terburuk untuk virus di AS, dan merupakan salah satu dari sedikit negara di mana kematian meningkat, berdasarkan perhitungan kematian dalam dua minggu terakhir, dibandingkan dengan dua minggu sebelumnya. Namun, sejumlah media mengabarkan bahwa lebih dari empat lusin rumah sakit di Florida, unit perawatan intensif mereka penuh.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here