Uni Eropa Peringatkan Gelombang Kedua Covid-19

Seorang peserta pameran yang mengenakan masker membersihkan tangannya di pameran dagang European Bridal Week di Essen, Jerman, Minggu (5/7/2020). Xinhua/Tang Ying

Indonesiainside.id, Brussels – Negara-negara Eropa diminta tidak melonggarkan kewaspadaan mereka karena gelombang kedua pandemi Covid-19 dapat menghantam benua itu setelah musim panas, yang mungkin bertepatan dengan flu musiman, demikian diperingatkan sejumlah pejabat Eropa pada Rabu (15/7).

Wakil Presiden Komisi Eropa untuk Peningkatan Cara Hidup Eropa Margaritis Schinas dan Komisaris Uni Eropa (UE) untuk Kesehatan dan Ketahanan Pangan Stella Kyriakides mengakui bahwa respons Uni Eropa terhadap gelombang pertama “tidak terkoordinasi”, tetapi menegaskan bahwa mereka belajar dari pengalaman dan kini mendesak negara-negara anggota agar siap menghadapi wabah baru.

“Sekarang kita sudah tahu lebih banyak tentang virus tersebut dan dampaknya, tetapi belum semuanya. Tugas kita adalah tetap waspada dan bersikap preventif,” tutur Schinas saat menyampaikan rencana Komisi Eropa untuk melawan wabah Covid-19 yang kemungkinan semakin meluas.

“Virus itu masih ada di sekitar kita dan masih menyebar di beberapa kawasan di seluruh dunia. Di kawasan UE, ada beberapa penyebaran wabah yang teridentifikasi dengan baik, dan upaya tengah dilakukan untuk memastikan tetap terkendali,” kata Schinas.

Dengan kasus-kasus baru yang terus meningkat di beberapa wilayah di Eropa, para pejabat Komisi tersebut mengumumkan serangkaian langkah guna mempersiapkan rumah sakit dan menetapkan kebijakan kesehatan masyarakat untuk akhir musim panas.

“Saat ini kami sedang berupaya mengurangi risiko yang muncul terkait koeksistensi Covid-19 dengan influenza musiman pada musim gugur mendatang. Ini akan menjadi pertama kalinya kedua siklus ini terjadi secara bersamaan,” kata Schinas.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here