Lebanon Keluhkan Klaim Kebohongan dan Serangan Bersenjata Israel kepada DK PBB

foto (AA)

Indonesiainside.id, Beirut – Lebanon akan mengadu ke Dewan Keamanan PBB atas serangan Israel di perbatasan selatannya. Presiden Michel Aoun pada Selasa (28/9) mengutuk tindakan Israel sebagai ancaman bagi stabilitas Lebanon.

Presiden Aoun mengatakan, serangan pada Senin (27/7) itu sangat mengkhawatirkan, karena Dewan Keamanan dijadwalkan untuk membahas pembaruan mandat pasukan PBB di Lebanon, yang berakhir pada akhir Agustus.

Israel mengatakan pasukannya melepaskan tembakan dengan senjata kecil dan artileri, setelah gerilyawan Hizbullah yang bersenjatakan senapan serbu menyeberangi perbatasan ke daerah Pertanian Shebaa yang disengketakan. Tidak ada korban dilaporkan di kedua sisi.

Dilansir Arab News, Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab menggambarkan klaim Israel sebagai kebohongan, dan menegaskan bahwa pertukaran tembakan adalah eskalasi militer yang berbahaya.

“Musuh sedang mencoba untuk mengubah aturan keterlibatan dengan Lebanon. Kita harus sangat berhati-hati dalam beberapa hari mendatang karena musuh mengulangi serangannya dan ada kekhawatiran bahwa keadaan akan bertambah buruk dengan meningkatnya ketegangan di perbatasan kita dengan Palestina,” kata Diab.

Pasukan Israel bersiaga di sepanjang perbatasan untuk mengantisipasi pembalasan Hizbullah atas pembunuhan salah satu anggotanya seminggu yang lalu dalam serangan Israel di tepi ibukota Suriah, Damaskus.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan pasukan Israel akan terus mengambil tindakan untuk mencegah perambahan militer Iran di wilayah tersebut. Hal itu disampaikan saat mengunjungi markas militer utara Israel, Selasa (28/7). (NE)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here