Jepang Bersiap Hadapi Lonjakan Covid-19

Orang-orang yang mengenakan masker menggunakan eskalator di Tokyo, Jepang, Minggu (14/6/2020). Xinhua/Du Xiaoyi

Indonesiainside.id, Tokyo – Jepang tengah bersiap dengan lonjakan kasus Covid-19 dengan lebih dari 1.000 kasus baru untuk pertama kalinya, muncul satu pekan setelah pemerintah memulai kampanye perjalanan domestik untuk membangkitkan industri pariwisata.

Per Rabu (29/7) otoritas kesehatan mengonfirmasi sebanyak 1.264 kasus baru Covid-19 terjadi di seluruh Jepang, demikian laporan lembaga penyiaran NHK. Angka itu melampaui rekor sebelumnya di angka 981 kasus.

Prefektur Iwate di Jepang bagian utara, yang sempat menjadi prefektur terakhir bebas Covid-19, melaporkan kasus pertama pada Rabu. Sementara prefektur Okinawa di selatan mencatat 44 kasus, rekor dalam tiga hari berturut-turut.

Sebelumnya, pemerintahan Perdana Menteri Shinzo Abe meluncurkan kampanye perjalanan nasional bertajuk “Mari Berpergian” pada 22 Juli yang menyasar pemulihan industri pariwisata sekalipun kasus infeksi Covid-19 masih tercatat cukup tinggi.

Norio Sugaya, seorang anggota panel influenza Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai kampanye itu dirilis pada waktu yang tidak tepat.

“Saya sangat mendukung industri pariwisata […] namun kita harusnya tidak melakukan (kampanye) itu ketika infeksi kembali naik. Virus ini menyebar selagi orang-orang berpergian. Jelas bahwa hal itu adalah sebuah kesalahan,” kata Sugaya.

“Para dokter akan segera memberikan tanda peringatan. Rumah sakit akan segera terisi, begitu pula dengan ruang rawat intensif,” ujar dia menambahkan.

Di sisi lain, Tokyo berencana untuk memangkas jam operasional restoran dan tempat karaoke pada bulan depan, sebagai salah satu upaya mengurangi tambahan kasus yang saat ini tengah melonjak, demikian dikutip dari surat kabar bisnis Nikkei.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here