Akhir Pekan Keempat Beruntun, Ribuan Warga Rusia Gelar Demonstrasi Anti-Putin

Puluhan ribu orang lakukan demo anti-Kremlin di Khabarovsk Rusia

Indonesiainside.id, Moskow – Ribuan orang berbaris di Kota Khabarovsk, Rusia timur laut, pada Sabtu (1/8) memprotes penanganan krisis politik lokal oleh Presiden Vladimir Putin. Ini adalah Demonstrasi pada akhir pekan yang keempat berturut-turut di wilayah itu.

Warga Khabarovsk, sekitar 6.110 km di timur Moskow, tidak senang dengan penahanan gubernur mereka yang populer, Sergei Furgal, yang ditangkap atas tuduhan pembunuhan, pada 9 Juli lalu.

Dilansir Channel News Asia, penahanan Furgal, yang menurut para pendukungnya bermotif politik, memicu aksi protes jalanan selama berminggu-minggu.

Berlindung dari hujan deras di bawah payung, para pengunjuk rasa meneriakkan “Kebebasan!” dan “Kami datang ke sini atas kemauan kami sendiri”, dan pengunjuk rasa lain meneriakkan “Putin Mundur!” Sementara satu spanduk tampak bertuliskan “Rusia tanpa Putin”. Banyak juga pengunjukrasa yang memegang atribut solidaritas terhadap gubernur yang ditangkap. “Saya/Kami adalah Sergei Furgal”.

Otoritas kota memperkirakan sekitar 3.500 orang ambil bagian dalam aksi tersebut. Namun beberapa media lokal menyebutkan jumlahnya sekitar 10.000 atau lebih tinggi, dan jumlah peserta aksi kali ini lebih kecil dibanding satu minggu lalu.

Para pendukung Furgal merasa ia dihukum berat karena mengalahkan seorang kandidat dari partai pro-Putin United Russia yang berkuasa pada 2018 lalu. Namun pihak Kremlin mengatakan Furgal memiliki tuduhan serius untuk menjawab.

Demonstrasi yang berkelanjutan seperti itu tidak biasa di wilayah Rusia, karena fakta bahwa pihak berwenang belum bergerak untuk membubarkan mereka.

Putin menunjuk gubernur pelaksana baru menggantikan Furgal, tetapi pengunjuk rasa menolaknya. Mereka mengatakan gubernur baru itu tidak memiliki hubungan dengan wilayah tersebut, dan memintanya untuk segera mundur. (SD)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here