Lewati Inggris, Angka Kematian akibat Covid-19 Meksiko Tertinggi Ketiga di Dunia

Indonesiainside.id, Mexico City – Meksiko dilaporkan melampaui Inggris sebagai negara dengan jumlah kematian akibat virus corona tertinggi ketiga, pada Jumat (31/7). Pandemi mencapai tonggak baru di Amerika Latin, dan mengancam upaya untuk membuka kembali sektor perekonomian yang sedang mengguncang kawasan itu.

Catatan tersebut menempatkan Meksiko hanya berada di belakang Brasil, negara terbesar dan terpadat di Amerika Latin, dan Amerika Serikat (AS). Lebih dari 91.000 orang tewas di Brasil, dan jumlah korban tewas di AS kini mencapai 152.000.

Meksiko pada Jumat mencatat 688 korban jiwa sehingga total jumlah kematiannya menjadi 46.688, dengan infeksi virus corona yang dikonfirmasi sebanyak 424.637 kasus.

Walikota Mexico City Claudia Sheinbaum mengatakan bahwa ibukota itu akan tetap pada fase waspada tertinggi kedua untuk membuka kembali kegiatan ekonomi dan sosial, setelah pekan lalu memperingatkan kemungkinan peningkatan kasus pada Oktober. “Kota kami masih bisa kembali ke langkah-langkah yang lebih keras,” katanya, yang dilansir Channel News Asia.

Meningkatnya jumlah korban, memperkuat status Amerika Latin sebagai salah satu pusat penyebaran virus. Kasus-kasus di wilayah ini meningkat dua kali lipat dalam sebulan terakhir menjadi lebih dari 4,7 juta infeksi.

Kolombia, di mana penguncian direncanakan hingga akhir Agustus, mencatat lebih dari 10.000 kasus kematian hingga Jumat (31/7). Negara ini juga diperkirakan akan mencapai 300.000 total kasus selama akhir pekan. (SD)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here