ISIS Ubrak-Abrik Penjara, 13 Warga Sipil Afghanistan Tewas

Ilustrasi serangan ISIS di Afghanistan. Foto: npr

Indonesiainside.id, Kabul – Sekitar 13 warga sipil dan tiga pelaku penyerangan tewas, sementara 42 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan bom mobil dan baku tembak di sebuah penjara di Jalalabad, ibu kota Provinsi Nangarhar, Afghanistan timur, kata juru bicara pemerintah provinsi Attaullah Khogiani pada Senin (3/8).

“Baku tembak sporadis antara pasukan keamanan dan kelompok bersenjata berlanjut sepanjang malam,” katanya.

“Kontak senjata masih terjadi di dalam penjara dan sebuah bangunan di dekatnya, tempat kelompok bersenjata mengambil posisi,” tutur Khogiani.

Dia menambahkan bahwa 13 warga sipil dan tiga pelaku penyerangan tewas, sementara 42 orang lainnya yang mengalami luka-luka telah dilarikan ke rumah sakit.

Menurut pejabat tersebut, pasukan keamanan telah menggagalkan upaya melarikan diri oleh sekitar 700 narapidana.

Serangan tersebut terjadi pada Ahad (2/8) malam waktu setempat, hari terakhir dari gencatan senjata Idul Adha selama 3 hari antara pemerintah Afghanistan dan Taliban.

Pihak Taliban menyangkal keterlibatannya dalam serangan mematikan tersebut.

Khogiani juga menyampaikan kepada Xinhua bahwa serangan tersebut dimulai setelah “seorang teroris meledakkan sebuah bom mobil di depan gerbang penjara Nangarhar pada Minggu sekitar pukul 18.30 waktu setempat di Kota Jalalabad, ibu kota provinsi,” yang menghancurkan dinding depan bangunan, kemudian disusul oleh baku tembak antara kelompok bersenjata dan penjaga penjara.

Baku tembak masih terus berlanjut, ujar Khogiani, yang menambahkan bahwa pasukan keamanan telah mencoba mengendalikan situasi agar jumlah korban jiwa tidak bertambah.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here