Lockdown Melbourne Diperketat, Negara Bagian Victoria Nyatakan Status Bencana Covid-19

Indonesiainside.id, Melbourne – Negara bagian Victoria pada Ahad (2/8) mulai memberlakukan jam malam untuk ibukota Melbourne sebagai bagian dari lockdown paling ketat di negara itu hingga saat ini untuk membendung Covid-19 bangkit kembali.

Dilansir Channel News Asia, langkah ini didukung oleh pemerintah federal, dengan Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan sangat perlu untuk menghentikan penyebaran pandemi.

Jam malam mulai pukul 8 hingga 5 pagi setiap hari akan diberlakukan selama enam minggu ke depan, yang membatasi lima juta orang meninggalkan rumah mereka kecuali untuk bekerja atau menerima perawatan kesehatan.

Melbourne tampak kosong pada Ahad (2/8) malam, setelah pemerintah menyatakan status bencana pada kota itu, yang memberi polisi kekuatan tambahan untuk memastikan orang mematuhi arahan kesehatan masyarakat.

Supermarket akan tetap buka, dan restoran akan dapat melanjutkan operasi, dengan layanan takeaway dan pengiriman. Tetapi beberapa sektor bisnis yang sebelumnya tidak dipaksa untuk tutup akan diminta untuk tutup. Rincian lebih lanjut diharapkan akan diumumkan pada Senin (3/8) hari ini.

“Ini sangat menghancurkan, tidak ada yang menginginkannya,” kata Bendahara Josh Frydenberg kepada televisi Nine News. “Hanya ada satu jalan keluar, dan itu untuk membendung gelombang kasus baru. Ini adalah pukulan besar kepada ribuan usaha kecil di seluruh negara bagian.”

Josh menambahkan bahwa beberapa bisnis tidak akan dapat beroperasi sementara, dan yang lain akan beroperasi dalam kapasitas yang berkurang. Negara bagian Victoria menyumbang seperempat dari penghasilan ekonomi nasional.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here