Ngeri, Iran Umumkan Setiap Tujuh Menit Ada Orang Meninggal Karena Covid-19

Awak pemadam kebakaran yang mengenakan masker pelindung sebelum melakukan proses disinfeksi, di Teheran, Iran Kamis (19/3). Korban tewas di Iran karena wabah virus corona naik menjadi 1284 orang. Foto : Agensi Anadolu

Indonesiainside.id, Teheran – Sebuah televisi pemerintah melaporkan pada Senin (3/8), bahwa di Iran, satu orang meninggal akibat Covid-19 setiap tujuh menit. Di saat yang sama, Kementerian Kesehatan melaporkan tambahan 215 kematian baru akibat penyakit tersebut.

Juru bicara Kementerian Kesehatan, Sima Sadat Lari dikutip oleh TV pemerintah, mengatakan bahwa 215 kematian baru dalam 24 jam terakhir menggenapkan jumlah kematian menjadi 17.405 di Iran. Sedangkan jumlah infeksi yang dikonfirmasi, naik sebanyak 2.598, total menjadi 312.035 kasus.

Beberapa ahli meragukan keakuratan jumlah korban virus corona resmi di Iran. Sebuah laporan oleh pusat penelitian parlemen Iran pada April lalu menyarankan bahwa jumlah virus corona mungkin sekitar dua kali lipat dari yang diumumkan oleh kementerian kesehatan.

Laporan itu mengatakan bahwa angka resmi kematian akibat Covid-19 di Iran hanya didasarkan pada jumlah kematian di rumah sakit dan mereka yang sudah dites positif untuk virus corona.

Medua Inggris BBC melaporkan bahwa, berdasarkan data dari sumber anonim, jumlah kematian di Iran mungkin tiga kali lebih tinggi dari yang dilaporkan secara resmi. Otoritas kesehatan Iran membantah laporan itu dan mengatakan tidak ada yang ditutup-tutupi.

Dengan kematian Covid-19 yang melonjak sejak lockdown mereda pada pertengahan April, lalu, pemerintah Iran mengatakan langkah-langkah untuk mengekang penyebaran Covid-19 akan diberlakukan kembali jika peraturan kesehatan tidak dipatuhi. Sejak bulan lalu, mengenakan masker di tempat-tempat umum dan ruang tertutup sudah diwajibkan. (SD)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here