Trump Beri Waktu 45 Hari bagi Pemilik TikTok untuk Capai Kesepakatan Penjualan dengan Microsoft

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Foto: Anadolu

Indonesiainside.id, Washington – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dikabarkan setuju untuk memberikan batas waktu 45 hari kepada ByteDance untuk menegosiasikan penjualan aplikasi video pendek TikTok ke Microsoft Corp.

Para pejabat AS mengatakan TikTok di bawah perusahaan induknya di China menimbulkan risiko nasional karena data pribadi yang ditangani. Trump mengatakan pada Jumat (31/7), bahwa ia berencana untuk melarang TikTok di Amerika Serikat setelah menolak gagasan penjualan ke Microsoft.

Tetapi setelah diskusi antara Trump dan CEO Microsoft, Satya Nadella, perusahaan yang berbasis di Redwood, Washington itu mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Ahad (2/8), bahwa mereka akan melanjutkan negosiasi untuk mendapatkan TikTok dari ByteDance, dan bahwa direncanakan untuk mencapai kesepakatan pada 15 September.

Tidak diketahui, apa yang mengubah pikiran Trump. Namun, beberapa anggota parlemen dari Partai Republik terkemuka mengeluarkan pernyataan dalam dua hari terakhir yang  mendesak Trump untuk mendukung penjualan TikTok ke Microsoft.

“Win-win solusi sedang dalam pembahasan,” kata Senator Republik Lindsey Graham di twitter pada Ahad (2/8), sebagai tanggapan atas sikap terbaru Presiden Trump.

Negosiasi antara ByteDance dan Microsoft akan diawasi oleh Komite Investasi Asing di Amerika Serikat (CFIUS), panel pemerintah AS yang memiliki hak untuk memblokir perjanjian apa pun. Microsoft mengingatkan dalam pernyataannya, bahwa tidak ada kepastian kesepakatan akan tercapai.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here