Tujuh Marinir Tenggelam Bersama Panser Amfibi AS, Semuanya Dinyatakan Tewas

Indonesiainside.id, San Diego – Delapan prajurit Amerika Serikat (AS) yang hilang setelah kecelakaan di lepas pantai California Selatan, dinyatakan tewas setelah pencarian selama 3 hari tidak membuahkan hasil, dan upaya penyelamatan dibatalkan pada Sabtu (1/8) malam.

Tujuh marinir dan seorang pelaut, termasuk dalam kru sebuah kendaraan militer amfibi yang tenggelam pada Kamis (30/7) lalu. Seorang marinir lain ditemukan tewas di tempat kejadian, dan dua pelaut terluka.

Para prajurit ditugaskan pada Unit Ekspedisi Marinir ke-15 di Camp Pendleton, di daerah San Diego. Upaya pencarian dan penyelamatan kini beralih untuk memulihkan sisa-sisa perlengkapan delapan prajurit yang diduga tewas tersebut.

“Dengan hati yang berat saya memutuskan untuk mengakhiri upaya pencarian dan penyelamatan,” kata Kolonel Christopher Bronzi, petinggi Marinir AS, dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (1/8). “Dedikasi yang teguh dan gigih dari Marinir, pelaut dan Penjaga Pantai untuk upaya penyelamatan sangat luar biasa.”

Jenderal David H Berger, Komandan Korps Marinir AS, mengatakan pada Jumat (31/7), pada saat kecelakaan, kendaraan amfibi itu sedang melakukan perjalanan dari Pulau San Clemente, kembali ke sebuah kapal induk, yang berjarak lebih dari 1.000 meter di lepas pantai. “Dua kendaraan penyerang amfibi terdekat menyaksikannya tenggelam dan mampu membantu menentukan lokasi tepatnya,” kata Jenderal Berger.

Para pejabat mengatakan tidak jelas bagaimana kecelakaan itu terjadi. Kedalaman air naik dengan cepat di sekitar pulau, sehingga kendaraan itu berada di beberapa ratus kaki ketika tenggelam.

Menurut Letnan Jenderal Joseph L Osterman, Komandan Jenderal Pasukan Ekspedisi Marinir I, ada sekitar 800 kendaraan serbu amfibi dalam inventaris Marinir, yang masing-masing dapat mengangkut hingga 21 orang dan berat maksimal 26 ton.

Dilansir New York Times, Camp Pendleton adalah pangkalan Marinir terbesar di Pantai Barat, dan Marinir sering melakukan latihan serangan pantai di wilayah itu, menggunakan kendaraan angkut pasukan amfibi.

Marinir menggunakan kendaraan amfibi untuk memindahkan pasukan dari laut dan darat sejak 1970-an. Pada 2017, 15 marinir terluka ketika kendaraan amfibi yang mereka gunakan terbakar di Camp Pendleton.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here