Mantan Raja Spanyol Juan Carlos I Tinggalkan Negara di Tengah Tuduhan Suap Rp1,4 Triliun

Indonesiainside.id, Madrid – Juan Carlos I, mantan raja Spanyol selama hampir 40 tahun, membuat keputusan yang mengejutkan untuk meninggalkan negara itu. Langkah ini dilakukan setelah jaksa penuntut Mahkamah Agung membuka penyelidikan kasus pencucian uang, terkait laporan bahwa ia mengambil alih $100 juta (Rp1,4 triliun) dari Arab Saudi.

Juan Carlos tidak membuat referensi terkait penyelidikan Jaksa Agung dalam surat yang ditujukan kepada putranya, Raja Felipe VI. Namun dalam surat tersebut, dia menyatakan bahwa keputusannya untuk pindah, semata-mata untuk memberikan layanan terbaik kepada orang-orang Spanyol.

“Sayamenjadi Raja Spanyol selama hampir empat puluh tahun dan saya selalu menginginkan yang terbaik untuk Spanyol dan untuk Mahkota,” kata Juan Carlos dalam suratnya, yang dilansir Deutsche Welle (DW).

Pejabat istana mengatakan Raja Felipe VI menyatakan rasa hormat dan terima kasih yang tulus kepada ayahnya sebagai tanggapan atas keputusannya. Belum ada kejelasan ke mana Juan Carlos akan pergi dan kapan dia akan meninggalkan Spanyol.

Perdana Menteri Spanyol baru-baru ini mengatakan bahwa perkembangan tentang Juan Carlos, termasuk penyelidikan di Spanyol dan Swiss sangat mengganggu pemerintahannya.

Juan Carlos I naik takhta dua hari setelah diktator Spanyol Francisco Franco meninggal pada 1975, dan dikreditkan dengan membantu transisi Spanyol menuju demokrasi. Sementara tetap menjadi tokoh populer untuk sebagian besar kekuasaannya, citra publiknya tercoreng oleh skandal di tahun-tahun terakhir masa pemerintahannya, salah satunya terkait liburan mewah di Botswana, ketika Spanyol sedang berjuang dengan krisis keuangan pada 2012.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here