WHO Belum Pastikan Penularan Covid-19 Pertama Kali di Wuhan

Tim medis menangani pasien positif virus corona di Wuhan Cina Tengah. Foto: xinhua

Indonesiainside.id, Jakarta – Pakar senior Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin (3/8) menyatakan meski klaster pneumonia atipikal pertama dilaporkan di Wuhan, China, hal tersebut bukan berarti di sanalah terjadi penularan penyakit Covid-19.

Dalam sebuah taklimat rutin Covid-19, Dr. Michael Ryan, Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO, mengatakan bahwa “studi epidemiologi retrospektif yang lebih luas” harus dilakukan untuk sepenuhnya memahami kaitan antara kasus-kasus tersebut.

Dia menekankan perlunya memulai penelitian terhadap klaster infeksi pada manusia yang dilaporkan pertama kali untuk dapat secara sistematis mencari “petunjuk pertama di mana batasan antara spesies hewan dan manusia terlintasi,” sebelum beralih pada penelitian terhadap hewan.

Tim ahli WHO, yang dikirim ke China untuk mempersiapkan misi internasional mengidentifikasi sumber zoonosis Covid-19, telah menyelesaikan misinya baru-baru ini, menurut pakar WHO tersebut. Penelitian selanjutnya akan didasarkan pada investigasi awal yang dilakukan oleh para pakar China di sekitar pasar makanan laut Wuhan.

Ryan juga menyebut bahwa WHO melanjutkan dengan menyetujui tim internasional itu dan memastikan bahwa keahlian yang tepat akan tersedia untuk bekerja sama dengan rekan-rekan China guna merancang dan melaksanakan penelitian lebih lanjut.(EP)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here