Arab Saudi dan Sejumlah Negara Teluk Nyatakan Keprihatinan dan Belasungkawa atas Ledakan di Libanon

Ledakan dahsyat di Beirut
Ledakan dahsyat di Beirut. Foto: medsos

Indonesiainside.id, Riyadh – Kerajaan Arab Saudi mengecam ledakan yang terjadi di Libanon, dan menyampaikan keprihatinan mereka atas dampak dari insiden tersebut. Diketahui, dua ledakan besar mengguncang wilayah di pelabuhan Beirut, pada Selasa (4/8).

Dua ledakan tersebut menewaskan puluhan orang di wilayah itu, dan melukai ribuan lainnya. Ledakan itu terasa di seluruh kota dan merusak beberapa bangunan dan jalan. Korban tewas juga diperkirakan masih akan bertambah, mengingat beberapa warga di lokasi kejadian belum ditemukan.

Kementerian Luar Negeri Saudi menegaskan dukungan penuh dari Kerajaan. “Kami juga menyampaikan rasa solidaritas yang mendalam terhadap warga Libanon, dan berkomitmen untuk melindungi Libanon dari segala bahaya,” kata kementerian dalam sebuah pernyataan yang dirilis Saudi Press Agency (SPA).

Kerajaan juga menyatakan belasungkawa dan simpatinya yang tulus kepada keluarga para korban dan mereka yang terluka dalam serangan itu, serta berharap pemulihan yang cepat.

Perdana Menteri Libanon, Hassan Diab, meminta negara-negara sahabat untuk mendukung Libanon, yang saat ini sedang terpuruk akibat krisis ekonomi terburuk dalam beberapa decade, dan juga oleh pandemi virus corona.

Selain Kerajaan Arab Saudi, sejumlah negara Teluk lainnya juga mengeluarkan pernyataan keprihatinan dan belasungkawa serupa atas ledakan di Beirut.

Putra Mahkota Uni emirat Arab (UEA), Sheikh Mohammed bin Zayed menyatakan belasungkawa kepada para korban di akun media sosialnya. “Kami berdoa agar Tuhan memberi Anda kesabaran dan ketabahan. Tuhan memberkati Libanon dan rakyat Lebanon,” katanya di twitter.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here