Granat Meledak saat Kelompok Muslim Pro-Kashmir Berunjuk Rasa, Puluhan Orang Terluka

Unjuk rasa kelompok muslim pro-kashmir.

Indonesiainside.id, Karachi – Puluhan orang dilaporkan terluka setelah sebuah granat meledak dalam pawai aksi damai warga Muslim pro-Kashmir di kota Karachi, Pakistan selatan, Rabu (5/8).

Serangan pada Rabu di daerah Gulshan-i-Iqbal itu menargetkan para peserta aksi unjuk rasa damai yang diorganisir oleh kelompok dari Jamaat-e-Islami (JI), salah satu partai agama utama Pakistan.

Departemen kesehatan provinsi mengatakan dalam sebuah pernyataan, sedikitnya 39 orang terluka, termasuk satu orang dalam kondisi kritis.

Sebuah kelompok separatis bersenjata etnis Sindhi, Tentara Revolusi Sindhudesh (SRA) mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, dalam sebuah pernyataan yang diemailkan ke redaksi Al Jazeera.

Sebelumnya, pada Juni lalu, empat orang tewas termasuk dua tentara dalam tiga ledakan berturut-turut yang diklaim oleh SRA. Kelompok itu menginginkan provinsi Sindh, dimana Karachi adalah ibukotanya, untuk memisahkan diri dari Federasi Pakistan.

SRA juga mengumumkan aliansinya dengan Balochistan Liberation Army, sebuah kelompok pemberontak yang memperjuangkan otonomi yang lebih besar untuk wilayah Balochistan di Pakistan barat daya.

Siraj ul Haq, Kepala JI dan juga seorang senator, mengutuk keras serangan tersebut, dengan menyebutnya sebagai tindakan keji.

Aksi unjuk rasa damai JI diselenggarakan untuk mengekspresikan solidaritas dengan rakyat Kashmir yang dikelola India, pada peringatan pertama keputusan kontroversial India untuk mencabut status semi-otonom negara bagian tersebut.

Diketahui, pada 5 Agustus 2019, pemerintah India mencabut status otonomi terbatas Kashmir, dan mengklaim bahwa langkah tersebut akan memfasilitasi pembangunan ekonomi dengan membawa wilayah tersebut ke dalam arus utama administratif negara.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here