Diduga Bertanggung Jawab atas Ledakan Dahsyat di Lebanon, 16 Petugas Pelabuhan Ditahan

Sejumlah kendaraan yang rusak pasca ledakan besar gudang bahan peledak di Pelabuhan Beirut, Lebanon, Rabu (5/8). Agensi Anadolu/Houssam Shbaro

Indonesiainside.id, Beirut – Otoritas Lebanon dilaporkan menahan 16 orang sebagai bagian dari penyelidikan terkait ledakan dahsyat di gudang pelabuhan Beirut yang mengguncang Lebanon, Kamis (6/8).

Hakim Fadi Akiki, seorang perwakilan pemerintah di pengadilan militer, mengatakan bahwa pihak berwenang sejauh ini meminta keterangan kepada lebih dari 18 petugas pelabuhan dan bea cukai, serta individu yang bertanggung jawab atau terlibat dalam pekerjaan pemeliharaan di gudang yang menampung bahan yang sangat eksplosif tersebut.

“Enam belas orang ditahan sebagai bagian dari penyelidikan,” kata Akiki yang dikutip media lokal NNA, tanpa menyebut nama atau identitas individu yang dimaksud. Akiki menambahkan bahwa penyelidikan terus berlanjut.

Sementara itu, dilansir Arab News, puluhan anggota keluarga dari mereka yang masih hilang setelah ledakan, berkumpul di depan area pelabuhan, menunggu kabar kepastian dari pihak berwenang.

Banyak yang dikabarkan masih hilang di sekitar lokasi ledakan. Lebih dari 150 orang dinyatakana tewas, dan 5.000 lainnya luka-luka. Menurut Menteri Kesehatan Hamad Hassan, 80 orang masih dalam pencarian.

Saat lokasi ledakan mematikan ditutup oleh tentara Lebanon, tim penyelamat terus mencari korban selamat atau korban tewas. Militer memberlakukan penjagaan keamanan di sekitar lokasi yang hancur total.

Pada Rabu (5/8) malam, 36 ahli pencarian dan penyelamatan, termasuk petugas pemadam kebakaran disertai dengan anjing terlatih, tiba dari Czechia. Enam mayat ditemukan dari dalam pelabuhan dan tiga lainnya dari laut terdekat. (ASF)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here