Meski Indonesia Masih Pandemi, Bantuan Kemanusiaan untuk Lebanon Harus Digalakkan

Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta. Foto: Berita Sumut.

Indonesiainside.id, Jakarta – Anggota Komisi 1 DPR yang membidangi pertahanan dan luar negeri, Sukamta menyampaikan rasa duka cita dan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa di Beirut Lebanon beberapa waktu lalu. Menurut dia peristiwa ini tentu akan menambah derita masyarakat Lebanon yang tengah dirundung krisis politik dan ekonomi serta pandemi Covid-19.

“Meski saat ini Indoensia juga sedang alami kondisi ekonomi yang berat akibat pandemi Covid-19, saya kira tetap perlu kita sebagai negara sahabat memberikan bantuan kepada masyarakat Lebanon yang menjadi korban ledakan. Dalam hal ini Kedubes RI di Lebanon bisa memberikan ilustrasi kebutuhan apa saja yang diperlukan di sana,” kata Sukamta dalam keterangannya, Jumat (7/8).

Lebih lanjut, Wakil Ketua Fraksi PKS ini juga memberikan apresiasi kepada Kedubes RI di Lebanon yang telah bertindak cepat untuk memantau kondisi WNI di sana. Apresiasi juga diberikan Sukamta kepada Kontingen Garuda yang tergabung dalam Misi Perdamaian PBB UNIFIL yang ikut membantu penanganan pasca ledakan dengan melakukan evakuasi korban.

“Kita harapkan KBRI di Lebanon terus memantau kondisi WNI dan memberikan bantuan yang memadai jika diperlukan. KBRI perlu antisipasi hal ini, meski kita tentu tidak berharap hal ini terjadi,” ujarnya.

Dia mengingatkan, peristiwa ledakan yang diduga terkait penyimpanan 2.700 ton amonium nitrat secara tidak aman ini juga perlu menjadi kewaspadaan supaya tidak terjadi di Indonesia. Beberapa peristiwa serupa pernah terjadi, seperti di Tianjin China pada tahun 2015, Ryongchon Korea Utara tahun 2004 dan di Texas Amerika Serikat pada 1947.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here