Tunda Bertemu Presiden Lebanon, Macron Langsung ke Lokasi Ledakan Setiba di Beirut

“Amonium nitrat dalam jumlah besar ini datang ke pelabuhan Beirut dan bertahan di sana selama hampir enam tahun. Dia tidak meledak meskipun beracun atau mudah meledak. Diaa membutuhkan detonator,” ungkapnya.

Dia menggambarkan Perdana Menteri Diab sebagai serigala dan bukan apa-apa. Saat lokasi ledakan mematikan ditutup oleh tentara Lebanon, tim penyelamat terus mencari korban selamat atau korban tewas.

Menurut Menteri Kesehatan Hamad Hassan, 80 orang masih dinyatakan hilang. Pada Rabu (5/8) malam, 36 ahli pencarian dan penyelamatan, termasuk petugas pemadam kebakaran disertai dengan anjing terlatih, tiba dari Czechia. Enam mayat ditemukan dari dalam pelabuhan dan tiga lainnya dari laut terdekat. (ASF)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here