Anak-Anak Gaza Bergembira Menyambut Hari Sekolah setelah Lima Bulan Ditutup

Indonesiainside.id, Jalur Gaza – Ratusan ribu anak bergembira di jalan-jalan di Jalur Gaza pada Sabtu (8/8), untuk kembali ke sekolah, setelah lima bulan ditutup. Namun pihak berwenang mengingatkan, mereka siap untuk menutup sekolah lagi jika kasus virus corona meningkat.

Murid berbaur dengan bebas sebelum menuju ke taman bermain untuk absen dan masuk ke ruang kelas. Di salah satu sekolah di kamp pengungsian Jabalia bagian utara, para guru yang memakai masker menyambut anak-anak dan mengajak untuk membersihkan tangan mereka.

Jalur Gaza, yang sebagian besar terputus dari dunia oleh blokade yang dipimpin Israel, hingga saat ini belum mencatat kasus Covid-19 di kota-kota dan kamp-kamp pengungsi tempat sekitar dua juta warga Palestina tinggal.

Namun, karena khawatir wabah akan membanjiri sistem kesehatan, kementerian pendidikan yang dikelola kelompok Islam Hamas menutup sekolah pada Maret lalu, dan siswa menyelesaikan sisa tahun ajaran secara online.

“Kami ingin semua orang menyadari bahwa pendidikan di tengah pandemi corona berbeda, dan hal-hal tidak berjalan seperti biasanya,” kata Farid Abu-Athra, seorang pejabat pendidikan di Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB (UNRWA) di Gaza. “Sejauh ini di Gaza situasinya lebih baik, dan itu memungkinkan kami untuk membuka sekolah secara normal.”

Dilansir Arab News, petugas kesehatan akan membersihkan 751 sekolah di Gaza dua kali sehari. Anak-anak tidak harus memakai masker tetapi harus membawa bekal sendiri dan dilarang istirahat di luar ruangan. (Aza)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here