Australia Laporkan Hari Paling Mematikan dari Wabah Covid-19 di Victoria

Situasi sebuah jalan saat penerapan jam malam di Melbourne, Australia, Senin (3/8/2020). Xinhua/Bai Xue

Indonesiainside.id, Melbourne – Negara bagian terpadat kedua di Australia, Victoria, melaporkan hari paling mematikan dari wabah Covid-19, pada Ahad (9/8). Sebanyak 17 orang dilaporkan meninggal dalam 24 jam terakhir, meskipun infeksi baru menunjukkan tanda-tanda mereda.

Victoria, di tengah gelombang kedua infeksi di Australia, melaporkan 394 kasus virus corona baru, dibandingkan dengan rata-rata harian 400-500 selama seminggu terakhir. Tambahan 17 kematian baru, membuat total catatan negara bagian itu menjadi 210 kasus.

Negara bagian di wilayah tenggara Australia ini, dengan infeksi rata-rata terkonsentrasi di ibu kota Melbourne, menyumbang lebih dari dua pertiga penghitungan nasional yang hampir mencapai 21.000 kasus.

Dalam upaya memperlambat penyebaran virus corona, Victoria memberlakukan jam malam, memperketat pembatasan pada pergerakan sehari-hari masyarakat, dan memerintahkan sebagian besar sektor ekonomi lokal untuk ditutup.

Sementara itu, pada Jumat (7/8), polisi Australia menangkap dua pria yang dituduh merencanakan protes anti-penguncian di Melbourne. Pihak berwenang menganggap rencana aksi tersebut akan membahayakan nyawa banyak orang.

Polisi mengatakan bahwa dua pria berusia 40-an, ditahan, dan ponsel serta komputer mereka juga disita. Keduanya secara resmi dituduh menghasut untuk melakukan tindak pidana. “Kedua pria tersebut ditangkap setelah ada penyelidikan atas aksi protes ratusan orang yang direncanakan untuk pusat kota Melbourne pada Minggu (9/8),” kata polisi, yang dilansir Channel News Asia.

Rencana aksi itu akan melanggar aturan penguncian luas di Melbourne, yang melarang pertemuan besar dan mencegah penduduk keluar rumah kecuali untuk bekerja, berolahraga atau membeli barang-barang penting.

Polisi Victoria berjanji untuk menindak siapa pun yang melanggar batasan penguncian. Sejauh ini, polisi mengeluarkan 196 denda dalam 24 jam terakhir untuk berbagai pelanggaran, mulai dari tidak memakai masker hingga melanggar jam malam. (SD)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here