Lokasi Bekas Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Lebanon Tinggalkan Kawah Besar Sedalam 43 Meter

Indonesiainside.id, Beirut – Ledakan dahsyat yang melanda pelabuhan Beirut pada Selasa lalu, selain menghancurkan sebagian besar ibu kota Lebanon dan merenggut lebih dari 150 nyawa, juga menyisakan kawah sedalam 43 meter di lokasi bekas gudang penyimpanan.

“Ledakan dahsyat di pelabuhan Beirut meninggalkan lubang sedalam 43 meter,” kata pejabat keamanan Lebanon, Ahad (9/8), mengutip penilaian dari para ahli Prancis yang bekerja di daerah bencana.

Kawah tersebut jauh lebih besar dari yang dibuat oleh ledakan besar pada 2005 lalu, yang menewaskan mantan perdana menteri Rafic Hariri, yang berukuran 10 meter dan kedalaman dua meter.

Sementara itu, sejumlah kelompok spesialis tanggap darurat internasional, membanjiri Lebanon untuk membantu mengurangi tekanan pada otoritas lokal yang tidak dapat menangani bantuan bencana sendiri.

Dilansir Arab News, selain tim penyelamat dan polisi Prancis, diantara regu tanggap darurat lain yang ada, tim dari Qatar, Rusia dan Jerman, juga dikabarkan ikut membantu warga di lokasi ledakan pelabuhan.

Ledakan pada Selasa (4/8), yang dirasakan di seluruh wilayah hingga pulau Siprus itu, dicatat oleh sensor American Institute of Geophysics (USGS) memiliki kekuatan gempa sebesar 3,3 skala Richter. Ledakan itu melukai sedikitnya 6.000 orang dan membuat lebih dari 300.000 orang mengungsi dari rumah mereka yang hancur atau rusak.

Pengungkapan adanya bahan kimia tersimpan selama bertahun-tahun seperti bom waktu yang berdetak di jantung ibu kota itu menjadi bukti yang mengejutkan bagi banyak warga Lebanon, tentang kebusukan dari para aparatur negara. (SD)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here