Arab Saudi Desak Penyelidikan Transparan dan Indepanden terkait Ledakan Dahsyat di Lebanon

Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal bin Farhan bin Abdullah /SPA

Indonesiainside.id, Riyadh – Arab Saudi melalui Menteri Luar Negerinya mendesak diadakannya penyelidikan yang transparan dan independen terkait ledakan dahsyat yang mengguncang ibu kota Lebanon, Beirut, pekan lalu. Pangeran Faisal bin Farhan mengatakan pada konferensi donor darurat yang diprakarsai Prancis, bahwa Arab Saudi akan selalu mendukung Lebanon.

Dia menggambarkan ledakan yang menewaskan lebih dari 150 orang itu sebagai insiden yang sangat mengerikan. Pangeran Faisal mengatakan lembaga negara yang kuat yang bekerja untuk kepentingan rakyat Lebanon sangat penting bagi reformasi yang diperlukan untuk menjamin masa depan politik dan ekonomi negara itu.

“Hegemoni destruktif yang terus berlanjut dari organisasi teroris Hizbullah membuat kami semua khawatir, dan kami semua tahu sejarah organisasi ini dalam menggunakan bahan peledak dan menyimpannya di antara warga sipil di beberapa negara Arab dan Eropa serta di Amerika utara dan selatan,” kata Pangeran Faisal, yang dilansir Arab News.

Dia menambahkan bahwa Lebanon sangat membutuhkan reformasi politik dan ekonomi yang komprehensif dan Arab Saudi mendesak untuk memastikan bahwa bencana mengerikan tersebut jangan sampai terjadi lagi di masa yang akan datang.  Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Pangeran Faisal juga menyampaikan bahwa empat pesawat yang membawa bantuan kemanusiaan dari Saudi semuanya sudah tiba dengan selamat di Beirut.

Pusat Bantuan Kemanusiaan Raja Salman (KSRelief) menyediakan 290 ton peralatan medis, persediaan makanan dan bahan-bahan perumahan untuk warga Lebanon yang terkena dampak pasaca-ledakan. (NE)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here