Protes Buruknya Manajemen Pemerintahan, Dua Menteri Cantik Lebanon Mengundurkan Diri

Indonesiainside.id, Beirut – Menteri Kehakiman Lebanon, pada Senin (10/8), juga ikut mengumumkan pengunduran dirinya sebagai aksi protes terhadap buruknya manajemen pemerintahan di negara itu. Ini adalah menteri Lebanon ketiga yang mengundurkan diri setelah ledakan dahsyat mengguncang Beirut, pekan lalu.

Pengunduran diri Marie-Claude Najm pada Senin (10/8), terjadi sehari setelah menteri informasi dan menteri lingkungan dari kabinet yang sama mengundurkan diri.

Rapat kabinet dijadwalkan pada Senin (10/8) ini, di tengah laporan bahwa seluruh pemerintah mungkin mengundurkan diri. Jika ada tujuh menteri yang mengundurkan diri, maka kabinet secara efektif akan menjadi pemerintahan sementara.

Sebelumnya, Menteri Informasi Lebanon, Manal Abdel Samad juga mengumumkan pengunduran dirinya, pada Ahad (9/8). Ini adalah pengunduran diri pertama dari pejabat eksekutif, sejak ledakan mematikan di pelabuhan, yang menewaskan lebih dari 150 orang, dan menghancurkan sebagian ibu kota.

“Setelah bencana besar di Beirut, saya mengumumkan pengunduran diri saya dari pemerintah,” katanya dalam pernyataan yang diberitakan oleh media lokal. Manal juga meminta maaf kepada publik Lebanon karena mengecewakan mereka.

Sementaar itu, para pemimpin dunia, organisasi internasional, dan publik Lebanon yang marah dengan mendesak penyelidikan internasional atas ledakan yang menurut pihak berwenang dipicu oleh kebakaran di gudang pelabuhan, tempat penyimpanan amonium nitrat selama bertahun-tahun.

Dilansir Arab News, di bawah tekanan yang meningkat dari jalanan dan mitra asing yang kecewa karena ketidakmampuan kepemimpinan untuk memberlakukan reformasi, pemerintahan Diab berada di ujung tanduk. (Msh)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here