Afghanistan Bebaskan 80 Narapidana Taliban dalam Negoisasi Pembebasan 1.000 Tentara Pemerintah

Indonesiainside.id, Kabul— Pemerintah Afghanistan membebaskan 80 dari 400 tahanan Taliban pada Kamis (13/8). Demikian dikonfirmasikan oleh juru bicara Kantor Dewan Keamanan Nasional Afghanistan pada Jumat (14/8).

Pemerintah Afghanistan membebaskan 80 tahanan Taliban dari 400 narapidana yang telah disetujui untuk dibebaskan oleh Loya Jirga, atau Majelis Besar, kata juru bicara Javid Faisal dalam pernyataannya. Perjanjian perdamaian yang ditandatangani oleh Amerika Serikat (AS) dan Taliban di Qatar pada Februari lalu mengharuskan pemerintah Afghanistan membebaskan 5.000 tahanan Taliban untuk ditukar dengan pembebasan 1.000 tentara atau staf pemerintah yang didukung Barat.

Sejak awal Maret, pemerintah Afghanistan telah membebaskan 5.100 narapidana, termasuk 500 tahanan yang tidak termasuk dalam daftar tahanan Taliban, tetapi menangguhkan pembebasan 400 tahanan Taliban lainnya karena keterlibatan mereka dalam tindak kejahatan serius. Sementara itu, pihak Taliban membebaskan 1.000 tentara atau staf pemerintah Afghanistan.

Pada Senin (10/8), Presiden Afghanistan Mohammad Ashraf Ghani mengeluarkan dekret untuk mengampuni dan membebaskan ke-400 narapidana Taliban tersebut, sehari setelah 3.400 anggota Loya Jirga memberikan suara mereka. Di bawah perjanjian perdamaian tersebut, AS dan pasukan koalisi pimpinan NATO akan meninggalkan Afghanistan pada Juli tahun depan asalkan kelompok Taliban memenuhi persyaratan yang diuraikan dalam perjanjian, termasuk memutus hubungan dengan kelompok teroris asing. (Ant/NE)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here