Jepang Bantu Bersihkan Tumpahan Minyak di Mauritius

Kapal MV Wakashio menabrak karang dan menumpahkan muatannya di perairan Mauritius. Foto: istimewa

Indonesiainside.id, Tokyo – Regu penanggulangan bencana dari Jepang yang membantu warga setempat membersihkan tumpahan minyak di laut dan pesisir Mauritius mulai bekerja memulihkan ekosistem bakau, lahan basah, dan pantai.

Salah satu alasannya, sebagian besar minyak yang tumpah di laut berhasil diserap, kata perwakilan tim bencana, Selasa(18/8)

Kapal berbendera Jepang, MV Wakashio yang berlayar melintasi perairan Mauritius di Samudera Hindia, menabrak karang sehingga 1.000 ton minyak tumpah ke laut. Sejumlah aktivis lingkungan menyebut insiden itu sebagai bencana ekologis terburuk karena merusak ekosistem laut dan menewaskan kehidupan di dalamnya.

“Karena sebagian besar minyak yang tumpah di laut telah diserap, kami bergerak ke tahap berikutnya yang fokus membersihkan areal tepi laut dan mengurangi dampak lingkungan,” kata wakil ketua tim, Keiji Takechi, saat menghadiri jumpa pers virtual dari Mahebourg, Mauritius.

“Peran ahli lingkungan yang dapat memberi saran dan instruksi dibutuhkan saat ini,” kata dia.

Jepang mengirim enam warganya, yang sebagian besar ahli penanggulangan tumpahan minyak, ke Mauritius minggu lalu. Pemerintah Jepang juga berencana mengirim tim tambahan dari Kementerian Lingkungan beserta para ahlinya minggu ini.

Ketua tim penanggulangan bencana, Junji Gomakubo, mengatakan pihaknya tidak hanya berupaya mengurangi dampak langsung dari tumpahan minyak.

“Kami juga harus memikirkan rencana memulihkan lingkungan pada jangka panjang, misalnya dalam 10, 20, 30 tahun ke depan,” kata dia.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here