Anggota Hizbullah Divonis Bersalah Atas Pembunuhan Rafik Hariri

Salim Jamil Ayyash anggota Hizbullah bersalah dalam pembunuhan Rafik Hariri

Indonesiainside.id, Amsterdam – Pengadilan Khusus PBB memutuskan vonis bersalah pada seorang anggota Hizbullah pada hari Selasa atas pembunuhan mantan perdana menteri Lebanon Rafik Hariri pada tahun 2005. Pengadilan juga membebaskan tiga orang lainnya dari keterlibatan serangan bom truk yang juga merenggut nyawa 21 warga sipil.

Putusan dari Pengadilan Khusus PBB untuk Lebanon di Belanda diberikan lebih dari 15 tahun setelah Hariri terbunuh dan 13 tahun setelah pengadilan memulai penyelidikannya.

Salim Jamil Ayyash, 56, dinilai sebagai “aktor utama dalam pembunuhan Hariri dan konspirator utama dalam aksi terorisme.”

Pengadilan mengatakan Ayyash “memiliki hubungan organisasi dengan Hizbullah” dan bahwa Hizbullah dan Suriah telah “diuntungkan dari pembunuhan itu.”

Mantan Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri, putra Rafik Hariri, mengatakan keluarganya menerima putusan pengadilan. “Waktu bagi kejahatan politik yang tidak mendapatkan hukuman sudah berakhir. Kami tidak akan istirahat sampai hukuman diterapkan, ”katanya. “Kami tidak akan melepaskan hak kami. Orang Lebanon menginginkan kebenaran dan keadilan. ”

Hakim Pengadilan Khusus PBB, David Re, dibantu oleh hakim lainnya, membeberkan ringkasan lebih dari 3.000 dokumen yang merinci keputusan pengadilan. Putusan itu disiarkan di semua saluran di Lebanon, kecuali saluran Hizbullah.

“Pembunuhan Hariri adalah aksi terorisme, yang dilakukan dengan maksud membuat kekacauan. Tujuan yang diinginkannya adalah untuk mengguncang Lebanon secara umum dan membunuh banyak orang, ”kata pengadilan itu seperti dilansir Arab News, Rabu(19/8).

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here