Hamas: Hubungan Israel-Sudan Merugikan Kawasan

Indonesiainsia.id, Gaza– Kelompok perlawanan Palestina Hamas pada Rabu (19/8) mengatakan bahwa normalisasi hubungan antara Israel dan Sudan tidak akan menguntungkan kawasan itu. Sebelumnya Kementerian Luar Negeri Sudan membantah negara itu akan menjalin hubungan formal dengan Israel.

Juru bicara Hamas Hazim Qasim mengatakan komentar juru bicara Kementerian Luar Negeri Sudan tentang upaya Sudan untuk membangun hubungan formal dengan Israel bertentangan dengan sikap rakyat Sudan yang mengakui Israel sebagai musuh.  “Cara normalisasi mendorong Israel untuk melanjutkan agresi terhadap rakyat Palestina dan meningkatkan kejahatannya,” kata Qasim kepada Anadolu Agency.

Menyerukan penutupan jalur menuju normalisasi, dia mengatakan normalisasi akan menguntungkan proyek Zionis ekspansionis dan bukan masyarakat di wilayah tersebut. “Saya tidak dapat menyangkal bahwa ada kontak antara Sudan dan Israel,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Sudan Haydar Badawi Sadig kepada Reuters, Selasa.

Memuji kesepakatan normalisasi antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel, Sadig mengatakan langkah Emirat adalah langkah berani. Penjajah juga mengklaim, hubungan itu berkontribusi untuk menempatkan dunia Arab di jalur yang benar untuk membangun perdamaian di kawasan dan membangun perdamaian yang berkelanjutan.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Sudan kemudian mengeluarkan pernyataan yang mengatakan mereka terkejut dengan pernyataan Sadig.  “Kementerian Luar Negeri Republik Sudan menegaskan bahwa masalah hubungan dengan Israel tidak dibahas di Kementerian Luar Negeri dengan cara apa pun dan Duta Besar Haydar Badawi Sadig tidak ditugaskan untuk membuat pernyataan apa pun terkait hal itu.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here