131 Orang Tewas Akibat Sengatan Panas Matahari di Jepang

Sengatan matahari yang panas di Jepang membuat sejumlah orang meninggal dunia. Foto: akb

Indonesiainside.id, Tokyo – Kantor Pemeriksaan Medis di Tokyo mengungkapkan bahwa 28 orang meninggal akibat sengatan panas di kota tersebut selama periode delapan hari dari 12 hingga 19 Agustus. Total korban jiwa bulan ini mencapai 131 orang.

Kantor tersebut menyatakan bahwa 11 dari 28 korban berusia 70-an tahun, sementara 10 di antaranya berusia 80-an tahun. Dikatakan bahwa sekitar 80 persen korban jiwa berusia setidaknya 70 tahun.

Sebelas orang meninggal pada malam hari, dan 27 orang meninggal di dalam ruangan. Sebanyak 25 orang di antara mereka yang meninggal di dalam ruangan tidak menggunakan pendingin udara.

Suhu udara pada Kamis (20/8) tercatat lebih dari 38 derajat Celsius di sebagian besar wilayah dari Jepang barat hingga timur laut.

Badan Meteorologi Jepang mengungkapkan bahwa suhu udara mencapai 39,2 derajat Celsius di Kota Higashiomi di Provinsi Shiga, 38,6 derajat di Kota Kiryu di Provinsi Gunma, Kota Kumagaya di Provinsi Saitama, dan Kota Kyoto.

Jumlah orang yang dibawa ke rumah sakit dengan gejala sengatan panas terus meningkat. Beberapa di antaranya dilaporkan meninggal, terutama dari kalangan para lansia.

Warga diimbau untuk terus waspada terhadap sengatan panas, menjaga tubuh agar tetap terhidrasi, sebisa mungkin menghindari sinar matahari saat berada di luar ruangan, serta menggunakan pendingin udara di dalam ruangan.(EP/NHK)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here