Amerika Serikat Bakal Nyatakan “Perang” dengan Rusia dan China Jika Mereka Tolak Sanksi untuk Iran

Tentara Amerika Serikat di Irak.

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengatakan pada hari Jumat (21/8) bahwa Amerika Serikat siap untuk memblokir Rusia dan China jika mereka menolak untuk memberlakukan kembali sanksi PBB terhadap Iran.

Pernyataan itu muncul sehari setelah Inggris, Prancis dan Jerman – yang masih menjadi pihak dalam perjanjian nuklir Iran – bergabung dengan Beijing dan Moskow dalam menolak dorongan AS untuk “snapback” sanksi PBB terhadap Teheran.

Berbicara kepada Fox News, Pompeo mengatakan Washington kecewa sekutunya tidak mendukung upaya AS untuk memicu “snapback” sanksi PBB, termasuk embargo senjata.

Pemerintahan Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015 – Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) dua tahun lalu, setelah menuduh Iran melanggar perjanjian.

Pada hari Kamis, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov menggambarkan pernyataan AS yang mendesak penerapan kembali sanksi PBB terhadap Iran sebagai hal yang tidak masuk akal, menambahkan bahwa Washington tidak memiliki dasar hukum atau politik untuk melakukannya. Ryabkov juga memperingatkan bahwa langkah seperti itu dapat mengakibatkan krisis di Dewan Keamanan PBB.

Karena AS telah meninggalkan JCPOA, “AS telah kehilangan semua hak dalam dokumen ini,” kata Ryabkov. “Tidak ada pernyataan yang kami dengar dari Washington tentang Rusia dan China yang diduga harus memikirkan konsekuensi – dalam gaya AS yang biasa – akan mengubah posisi kami,” kata diplomat Rusia itu.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here