Banjir di China Mulai Surut

Indonesiainside.id, Beijing – Banjir yang melanda Kota Chongqing di China barat daya mulai surut dengan ketinggian air di stasiun hidrologi utama turun di bawah level peringatan.

Kota metropolis tersebut pada Sabtu (22/8) sore menurunkan tingkat tanggap darurat banjir dari level tertinggi ke level empat, level terendah dalam sistem tanggap darurat empat tingkat di China.

Ketinggian air di stasiun hidrologi Cuntan turun di bawah level peringatan 180,5 meter pada Sabtu pukul 08.00 waktu setempat. Aliran air di stasiun tersebut juga turun dari puncaknya 74.600 meter kubik per detik menjadi 36.300 meter kubik per detik, menurut sumber dari stasiun hidrologi Cuntan.

Ketinggian air di stasiun hidrologi Caiyuanba dan Chaotianmen juga mengalir di bawah level peringatan.

Chongqing dilanda banjir terbesar tahun ini saat ketinggian air di stasiun Cuntan mencapai 191,55 meter, atau 0,14 meter lebih tinggi dari rekor tahun 1981, pada Kamis (20/8) sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Kondisi ini membuat pemerintah kota mengaktifkan tanggap darurat banjir di level tertinggi.

Banjir tersebut mengakibatkan evakuasi darurat 251.000 orang dan merendam 23.700 toko, tetapi tidak mengakibatkan kematian, menurut Biro Manajemen Darurat Chongqing.

Bantuan bencana dan dimulainya kembali produksi sedang berlangsung, dengan pasokan gas kembali menjangkau 15.000 rumah tangga.

Yan Yonghui, seorang pejabat dari kantor pengendalian banjir dan bantuan kekeringan di Chongqing, mengatakan tanggap darurat tersebut diturunkan alih-alih dicabut karena pemerintah kota masih menghadapi tugas mendesak untuk memulihkan kehidupan dan produksi ke level normal.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here