Peluang Anwar Ibrahim ‘Goyang’ Kursi Muhyiddin Yassin Tipis

Anwar Ibrahim

Indonesiainside.id, Jakarta – Ahli politik Malaysia mengatakan peluang Anwar Ibrahim menjadi perdana menteri tipis karena masih solidnya pemerintahan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin.

Azmi Hassan, ahli politik Universitas Teknologi Malaysia, mengatakan koalisi pemerintah Perikatan Nasional sudah menyampaikan dukungannya kepada PM Muhyiddin Yasin.

“Muhyiddin masih memiliki support yang kuat terutama dari Sarawak yaitu Gabungan Partai Serawak (GPS),” ujar Azmi kepada Anadolu Agency pada Kamis.

GPS sejauh ini menjadi loyalis PM Muhyiddin Yassin dengan kekuatan 19 kursi di Parlemen.

Sebelumnya, masing-masing sekretaris jenderal Barisan Nasional (BN), Partai Islam se-Malaysia (PAS), Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM), Partai Solidariti Tanah Airku Rakyat Sabah (STAR), dan Partai Bersatu Sabah (PBS), menyatakan dukungannya kepada PM Muhyiddin Yasin.

Dalam aturan politik Malaysia, diperlukan minimal 112 kursi anggota parlemen untuk membentuk pemerintahan.

Koalisi oposisi Pakatan Harapan yang terdiri dari Partai Keadilan Rakyat (PKR), Parti Aksi Demokratik (DAP), dan Partai Amanah memiliki 91 kursi.

Azmi menyatakan jika Anwar tidak segera membuktikan adanya dukungan mayoritas, keadaan akan menjadi lebih sulit bagi ketua oposisi Pakatan Harapan itu.

“Waktu yang lebih panjang akan memberi peluang bagi Perdana Menteri Muhyiddin untuk mencari tahu siapa saja anggota parlemen yang mendukung Anwar dan seterusnya membujuk mereka untuk kembali mendukung PM,” kata Azmi.

Azmi mengatakan Anwar melakukan kesalahan strategi dengan mengumumkan dirinya sebagai pemilik suara mayoritas di parlemen saat Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Syah atau Raja Malaysia masih terbaring di rumah sakit.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here