Sosok Amy Coney Barrett, Calon Hakim Agung Pilihan Trump

Presiden AS Donald Trump resmi mencalonkan Amy Coney Barrett. Foto: GI

Indonesiainside.id, Washington – Presiden AS Donald Trump resmi mencalonkan Amy Coney Barrett, sosok favorit kelompok sosial konservatif, untuk menjadi hakim Mahkamah Agung AS yang baru.

Bicara di sisi Barrett di Taman Mawar Gedung Putih, Trump menggambarkan Barrett sebagai “perempuan dengan prestasi yang tak tertandingi”.

Jika pencalonannya dikukuhkan oleh senat, Hakim Barrett akan menggantikan hakim berpandangan liberal Ruth Bader Ginsburg yang baru saja meninggal dunia pada usia 87 tahun.

Pencalonan ini akan memicu pertarungan sengit di Senat, menjelang pemilihan presiden November mendatang.

Amy Coney Barrett setelah lulus dari Sekolah Hukum Universitas Notre Dame di Indiana, menjadi juru tulis untuk mendiang Hakim Antonin Scalia. Pada 2017, ia dinominasikan oleh Trump ke Pengadilan Banding Sirkuit ke-7 yang berbasis di Chicago.

Ia kerap digambarkan sebagai seorang Katolik yang taat. Menurut sebuah artikel majalah pada 2013, ia mengatakan bahwa “kehidupan dimulai saat pembuahan”.

Ini membuatnya menjadi sosok favorit di kalangan relijius konservatif yang ingin membatalkan keputusan Mahkamah Agung pada tahun 1973 yang melegalkan aborsi secara nasional.

Kelompok LGBT telah mengkritik keanggotaannya dalam kelompok Katolik konservatif, People of Praise, yang jaringan sekolahnya memiliki pedoman yang menyatakan keyakinan bahwa hubungan seksual hanya boleh terjadi antara pasangan heteroseksual yang menikah.

Sebagai hakim, Barrett pernah memberi keputusan yang mendukung kebijakan imigrasi garis keras Presiden Trump dan menyatakan pandangan yang mendukung hak kepemilikan senjata yang luas.

Kaum konservatif berharap ia akan membantu membatalkan Obamacare, program asuransi kesehatan yang diprakarsai oleh pendahulu Presiden Trump dari Partai Demokrat, Barack Obama.

Sekitar 20 juta orang Amerika bisa kehilangan jaminan kesehatan mereka jika pengadilan membatalkan Undang-Undang Perawatan Terjangkau atau Affordable Care Act (ACA).

Menyusul pengumuman pada hari Sabtu, pemimpin fraksi Demokrat di Senat Chuck Schumer memperingatkan para senator bahwa memberikan suara untuk mengukuhkan Hakim Barrett bisa menjadi akhir dari Obamacare.

“Suara dari senator manapun untuk Hakim Amy Coney Barrett adalah suara untuk mematikan Affordable Care Act dan menghilangkan perlindungan bagi jutaan rakyat Amerika.”

Pada Sabtu, Hakim Barrett mengatakan putusannya sebagai hakim Mahkamah Agung hanya akan didasarkan pada hukum.

“Hakim bukanlah pembuat kebijakan, dan mereka harus tegas dalam mengesampingkan pandangan pribadi yang mungkin mereka miliki terhadap suatu kebijakan,” ujarnya.(EP/BBC)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here