Amerika Bayar Kompensasi Rp298 Miliar Atas Tewasnya William Green di Tangan Polisi

Mendiang William Green. Foto: cbs

Indonesiainside.id, Jakarta – Keluarga dari pria kulit hitam keturunan Afrika-Amerika yang tewas ditembak polisi Amerika Serikat (AS) mendapatkan kompensasi sebesar 20 juta dolar atau sekira Rp 298 miliar.

Nilai itu didapatkan setelah mereka menggugat dalam persidangan. Angka tersebut tercatat sebagai salah satu kompensasi terbesar dalam sejarah AS.

Pengacara keluarga korban bahwa Pengadilan Prince George’s County di negara bagian Maryland akan membayarkan kompensasi 20 juta dolar kepada keluarga William Green, yang ditembak mati saat diborgol polisi pada awal tahun ini.

“Ini adalah penyelesaian bersejarah yang mencerminkan sifat keji, sifat brutal, sifat tidak masuk akal dari apa yang terjadi pada Green,” ucap pengacara keluarga Green, William Murphy, dalam pernyataannya dilansir AFP, Selasa (29/9).

Green (43) ditangkap polisi pada 27 Januari lalu setelah diduga menabrak beberapa mobil lainnya dengan kendaraannya di Prince George’s County yang berbatasan dengan Washington DC. Saat Green dalam keadaan diborgol dan duduk di dalam mobil polisi, dia diduga ditembak sebanyak enam kali oleh seorang polisi bernama Michael Owen.

Owen yang juga keturunan Afrika-Amerika, mengklaim saat itu keduanya bergulat dan Green berusaha merebut senjatanya. Para penyidik menolak klaim Owen dan dia pun dipecat. Tidak hanya itu, Owen juga didakwa atas tindak pembunuhan.

Menurut media AS, The Washington Post, Owen memiliki catatan kerap menggunakan kekerasan yang dipertanyakan, namun tidak pernah ada tindakan tegas.

“Ada pola kekerasan tidak masuk akal yang mengerikan, beberapa hal dalam latar belakangnya (Owen-red) menakutkan,” sebut Murphy.(EP)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here