Wartawan Kritis Honduras Tewas Ditembak

Luis Almendares

Indonesiainside.id, Tegucigalpa– Wartawan Honduras yang kerap mengkritik pemerintah karena dibunuh oleh dua orang di atas sepeda motor.  Insiden tersebut menyebabkan 85 jurnalis tewas di negara itu dalam dua dekade.

Saat kejadian, Luis Almendares, 35, sedang mengunjungi sebuah toko di Comayagua, sekitar 60 kilometer sebelah utara kota Tegucigalpa, sebelum dia ditembak beberapa kali pada hari Ahad. “Dia didekati oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor dan menembaknya berulang kali,” kata polisi dalam sebuah pernyataan dikutip AFP.

Wartawan itu kemudian dikirim ke rumah sakit dengan luka tembak, sebelum dinyatakan meninggal dini hari kemarin, kata Amada Ponce, direktur Komite Ekspresi Independen.  Almendares, seorang pekerja paruh waktu yang menggunakan media sosial untuk mengkritik pemerintah Presiden Juan Orlando Hernandez, telah beberapa kali mengajukan laporan ke polisi dan Sistem Perlindungan Nasional setelah menerima ancaman pembunuhan, kata kelompok hak asasi manusia itu.

Pemerintah membentuk Sistem Perlindungan Nasional pada 2015, menyusul kekhawatiran yang diungkapkan oleh Organisasi Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait pembunuhan tingkat tinggi yang melibatkan pengacara, pembela HAM, dan jurnalis. Presiden Asosiasi Jurnalis Honduras Dagoberto Rodriguez mengumumkan kelompoknya mundur dari sistem perlindungan setelah kematian Almendares.

“Pemerintah membiarkan sistem ini gagal dengan tidak memberikan bantuan logistik atau keuangan,” kata Rodriguez.

Ia pun mengecam tindakan pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang membunuh jurnalis dan anggota media. Juni lalu, seorang jurnalis dan juru kamera ditembak mati di Port La Ceiba, Karibia.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here