Kepala Staf Gedung Putih Diamuk Donald Trump Akibat Kontroversi Seputar Kesehatannya

Presiden AS Donald Trump. foto: istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Presiden AS Donald Trump memarahi para pejabat Gedung Putih karena pernyataan yang dikeluarkan ke publik bertentangan dengan penilaian dokter kepresidenan atas kesehatannya setelah terinfeksi Covid-19.

CNN melaporkan, Senin(5/10), Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows diidentifikasi sebagai sumber anonim memberikan informasi kepada wartawan setelah pengarahan medis, Sabtu, 3 Oktober (waktu setempat). Meadows dinilai memberikan Informasi yang berbeda dengan keterangan yang disampaikan terbaru oleh dokter kepresidenan Gedung Putih, Sean Conley.

Informasi tersebut pada awalnya dilaporkan oleh para wartawan sebagai “kata seorang pejabat yang mengetahui situasi presiden AS”. Tapi kemudian, AP dan New York Times menunjukkan bahwa pejabat ini adalah Meadows.

“Trump sedang dalam mood yang buruk,” kata Meadows, ketika Gedung Putih mengungkapkan kondisi medis yang berbeda dengan dokter pribadi presiden.

“Metrik utama presiden selama 24 jam terakhir sangat mengkhawatirkan dan 48 jam ke depan akan sangat penting untuk dipantau dan mendapat perawatan,” lanjutnya.

Pernyataan itu dinilai berseberangan dengan dokter kepresidenan dalam pernyataannya.

Seorang pejabat Gedung Putih lantas membenarkan bahwa Trump tidak puas dengan Meadows atas informasi yang dia berikan. Keterangan Meadows dinilai telah merusak kredibilitas konferensi pers medis saat ini tentang kondisi kesehatan presiden AS itu setelah terjangkit Covid-19.

“Seorang Pejabat Gedung Putih harus mempertimbangkan dengan hati-hati ketika membuat pernyataan tentang kesehatan Presiden Trump. Pernyataan Meadows yang bertentangan dengan dokter Gedung Putih menimbulkan banyak keraguan tentang kesehatan presiden,” ungkap sumber tersebut.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here