Karantina Wilayah hingga Gedung Putih Terpapar Covid-19, Tak Ganggu Pemerintah Amerika

Indonesiainside.id, Washington – Meningkatnya kasus COVID-19 di antara para pejabat di Washington tidak mengganggu pemerintah AS, kata Gedung Putih pada Selasa (7/10), ketika para pemimpin militer negara itu melakukan karantina dan setidaknya dua staf Gedung Putih lagi dilaporkan telah terinfeksi.

Ditanya apakah penyebaran virus corona baru di antara staf dalam pemerintahan Trump dan senator Republik AS merusak kemampuan pemerintah federal untuk berfungsi, juru bicara Kayleigh McEnany, mengatakan kepada Fox Business Network: “Tidak sedikit pun. ”
Juru bicara Kayleigh McEnany melakukan isolasi mandiri setelah dinyatakan tes positif COVID-19.

“Kami bertemu secara rutin,” meskipun beberapa staf harus hadir dari jarak jauh, katanya. “Kami bergerak maju.”

Sementara itu, Pentagon pada hari Selasa mengatakan Jenderal Angkatan Darat Mark Milley, ketua para Kepala Staf Gabungan, dan para pemimpin militer AS lainnya melakukan karantina mandiri setelah mereka dinyatakan positif terkena virus corona pada akhir pekan.

Dua lagi staf Gedung Putih dinyatakan positif COVID-19, saluran berita AS melaporkan pada hari Selasa, sehari setelah Presiden Donald Trump kembali ke Gedung Putih setelah dirawat di rumah sakit karena penyakit yang sangat menular itu.

Salah satu pelayan Trump, seorang anggota aktif militer AS yang bepergian dengan presiden minggu lalu, mengidap virus corona baru, kata seorang reporter Bloomberg News di Twitter, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here