Amerika Bakal Tarik Pasukan dari Afghanistan Mulai 2021

Indonesiainside.id, Jakarta – Amerika Serikat akan mengurangi pasukan di Afghanistan hingga menjadi 2.500 personel pada awal tahun depan, kata penasihat keamanan nasional Robert O’Brien pada Rabu (7/10).

Ia menyampaikan keterangan lebih rinci mengenai waktu dan cakupan penarikan tentara dari perang terpanjang yang pernah dilakukan Amerika itu.

Satu kesepakatan bersejarah antara AS dan Taliban pada Februari mengatakan bahwa pasukan asing akan meninggalkan Afghanistan pada Mei 2021 dengan imbalan jaminan menentang terorisme dari Taliban.

Taliban sudah sepakat untuk merundingkan gencatan senjata permanen dan rumusan pembagian kekuasaan dengan pemerintah Afghanistan.

Presiden Donald Trump dan para pejabat lain mengatakan bahwa AS akan mengurangi antara 4.000 dan 5.000 anggota pasukan di Afghanistan sekitar November.

Di samping itu, para pejabat mengatakan bahwa pengurangan akan bergantung pada keadaan di Afghanistan.

“Saat Presiden Trump berkuasa, ada lebih dari 10.000 tentara Amerika di Afghanistan. Saat ini ada di bawah 5.000 dan itu akan tinggal 2.500 pada awal tahun depan.” kata O’Brien pada satu kegiatan di Universitas Nevada, Las Vegas.

Rencana Gedung Putih untuk pengurangan itu akan hampir pasti jadi pokok pembicaraan untuk ditinjau ulang andaikan Trump kalah dalam upayanya untuk terpilih kembali pada pemilihan presiden November.

Taliban dan para perunding yang didukung pemerintah Afghanistan sepakat atas dasar aturan yang longgar untuk mematangkan pembicaraan damai di antara kubu-kubu di negara itu, sekalipun perbedaan utama di antara dua pihak yang bertikai masih ada, kata tiga sumber resmi kepada Reuters pada Selasa (6/10).

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here