Trump Tegaskan Pasukan Amerika Harus Angkat Kaki dari Afghanistan sebelum Natal

Pasukan Amerika di Afghanistan. Foto: voa

Indonesiainside.id, Washington – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (7/10) mengatakan bahwa pasukan AS yang tersisa di Afghanistan harus pulang sebelum Natal.

“Kita harus memulangkan sejumlah kecil Pria dan Wanita Pemberani kita yang tersisa, yang bertugas di Afghanistan sebelum Natal!” tulis Trump di akun Twitter-nya.

Namun, Penasihat Keamanan Nasional Trump, Robert O’Brien, menyarankan bahwa militer AS masih akan mempertahankan 2.500 pasukan di Afghanistan hingga awal 2021.

“Pada akhirnya, Afghanistan sendiri yang harus membuat kesepakatan, kesepakatan damai … kami pikir warga Amerika harus pulang,” kata O’Brien dalam sebuah acara di Universitas Nevada, Las Vegas.

Komandan Komando Pusat AS Kenneth McKenzie bulan lalu mengatakan bahwa kehadiran pasukan AS di Afghanistan akan berkurang menjadi sekitar 4.500 personel pada awal November tahun ini.

Menurut perjanjian AS-Taliban yang ditandatangani pada akhir Februari lalu, AS akan mengurangi pasukannya di Afghanistan menjadi 8.600 personel dalam waktu 135 hari hingga 13 Juli.

Perjanjian tersebut juga menyerukan penarikan penuh pasukan militer AS dari Afghanistan pada Mei 2021 mendatang jika Taliban memenuhi persyaratan kesepakatan, termasuk memutus hubungan dengan kelompok teroris.

Invasi AS ke Afghanistan, yang berlangsung sejak 2001, telah menyebabkan lebih dari 100.000 kematian, termasuk warga sipil, pasukan keamanan Afghanistan, milisi Taliban, dan pasukan AS. Trump telah mengupayakan penarikan penuh pasukan AS dari Afghanistan. (EP)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here