Uni Eropa Pesan Vaksin Covid-19 Johnson dan Johnson untuk 400 Juta Orang

Foto yang disediakan oleh Dana Investasi Langsung Rusia (Russian Direct Investment Fund/RDIF) ini menunjukkan vaksin COVID-19 yang dikembangkan laboratorium Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya di Moskow, Rusia, Kamis (6/8/2020). Xinhua/RDIF

Indonesiainside.id, Jakarta – Komisi Eropa menyatakan pihaknya menyepakati pemesanan pasokan kandidat potensial vaksin Covid-19 dari Johnson & Johnson untuk 400 juta orang. Kesepakatan itu merupakan perjanjian awal ketiga yang ditandatangani oleh Uni Eropa (EU) dengan produsen yang tengah mengembangkan vaksin CovidD-19.

Sebelumnya, kesepakatan serupa telah dicapai dengan AstraZeneca dan Sanofi. Di bawah perjanjian tersebut, Kamis (8/10), 27 negara anggota Uni Eropa akan dapat memesan hingga 400 juta dosis kandidat vaksin potensial tersebut setelah dinyatakan aman dan efektif oleh otoritas pengatur obat-obatan kawasan itu.

Untuk mengamankan perjanjian tersebut, EU telah membayarkan uang muka kepada Johnson & Johnson, namun jumlahnya tidak disebutkan. “Kontrak ini mengizinkan negara anggota untuk membeli vaksin untuk 200 juta orang. Mereka juga mempunyai kemungkinan untuk melakukan pembelian tambahan untuk 200 juta orang lagi,” kata Komisi Eropa dalam pernyataan. (ASF/ANT)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here