10.039 Orang Ditangkap terkait Kerusuhan Sosial di Hong Kong

Aksi unjukrasa pro demokrasi Hong Kong. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Sebanyak 10.039 orang ditangkap terkait kerusuhan sosial di Hong Kong selama periode 9 Juni 2019-30 September 2020.

Di antara mereka yang ditangkap itu, terdapat 2.266 orang dijerat pidana karena melakukan kekacauan, berkumpul secara ilegal, dan kepemilikan senjata, demikian Kepolisian Hong Kong, Jumat.

Dari 635 pelaku kerusuhan, sebanyak 532 orang di antaranya menerima hukuman setelah menjalani proses peradilan.

Polisi Hong Kong seperti diberitakan sejumlah media di China menegaskan bahwa selama wabah COVID-19, masyarakat tidak hanya diwajibkan menjaga jarak sosial, melainkan juga menghindari perbuatan kejahatan.

Sebelumnya, pemerintah Hong Kong (HKSAR) pada Selasa (6/10) memutuskan perpanjangan kebijakan pengaturan jarak fisik selama sepekan hingga 15 Oktober di tengah kekhawatiran kemungkinan memburuknya wabah Covid-19 di kalangan masyarakat lokal.

Pembatasan tersebut di antaranya larangan berkumpul lebih dari empat orang dan kewajiban mengenakan masker di dalam ruangan dan angkutan publik. (Aza/Ant)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here