Armenia Langgar Kesepakatan Gencatan Senjata

Artileri ditembakkan dalam perang Armenia vs Azerbaijan. Foto: BTV

Indonesiainside.id, Baku (Azerbaijan) – Armenia melakukan pelanggaran perjanjian gencatan senjata dengan mencoba melancarkan serangan. Hal itu disampaikan Kementerian Pertahanan Azerbaijan pada Sabtu, beberapa jam setelah diumumkan gencatan senjata kemanusiaan diberlakukan.

“Meskipun ada kesepakatan untuk mengumumkan gencatan senjata pada pukul 12 malam [waktu setempat], tentara Armenia berusaha menyerang ke arah Aghdere-Terter dan Fizuli-Jabrayil,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

“Pada saat yang sama, sejumlah pemukiman warga kami berada di bawah tembakan artileri dari militer Armenia.”

Dikatakan militer Azerbaijan telah “berhasil menekan” semua percobaan serangan. “Tindakan pembalasan sedang diambil terhadap tentara Armenia,” tegas Kementerian Pertahanan Azerbaijan.

Dalam sebuah pernyataan terpisah juga disebutkan tentara Armenia menembaki wilayah Agdam dan Tartar Azerbaijan.

Dalam gencatan senjata kemanusiaan itu disetujui pertukaran tahanan dan pengambilan jasad korban meninggal di Nagorno-Karabakh mulai pukul 12 malam, waktu setempat (0800GMT) pada hari Sabtu.

Gencatan senjata terjadi setelah pertemuan trilateral di Moskow pada hari Jumat antara para menteri luar negeri Rusia, Azerbaijan, dan Armenia. Armenia tidak mematuhi gencatan senjata sementara, yang jelas menunjukkan tindakan yang tidak dapat dipercaya, kata seorang pejabat tinggi Azerbaijan pada hari Sabtu.

“Gencatan senjata kemanusiaan sementara dicapai sebagai hasil kemauan politik Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev. Tetapi Armenia terus mematahkannya hingga hari ini,” kata Hikmet Hajiyev, asisten presiden, menurut Kementerian Luar Negeri Azerbaijan di Twitter.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here