Azerbaijan: Tujuh Tewas, 33 Terluka dalam Serangan Rudal Armenia

Indonesiainside.id, Baku (Azerbaijan) – Setidaknya tujuh warga sipil tewas dan 33 lainnya terluka dalam serangan rudal Armenia di Kota Ganja, Azerbaijan.

“Pasukan Armenia menembakkan rudal ke Kota Ganja, yang jauh dari zona konflik, pada Minggu sekitar pukul 02.00 waktu setempat [2200 GMT],” kata Kementerian Luar Negeri Azerbaijan pada Ahad (11/10).

Serangan dari Armenia terus berlanjut meskipun gencatan senjata kemanusiaan sudah disepakati sehari sebelumnya.

Pada Sabtu, kedua negara menyetujui pertukaran tahanan dan pengambilan jenazah di Nagorno-Karabakh, yang mulai berlaku pukul 00.00 waktu setempat (0800GMT).

Gencatan senjata diberlakukan pasca pertemuan trilateral yang digelar pada Jumat di Moskow antara menteri luar negeri Rusia, Azerbaijan, dan Armenia.

Sebelumnya, di hari yang sama, Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengecam Armenia karena melanggar perjanjian gencatan senjata dengan mencoba melakukan serangan.

“Angkatan Bersenjata Armenia yang tidak mematuhi gencatan senjata kemanusiaan berupaya melakukan serangan dalam kelompok-kelompok kecil di Hadrut dan Jabrayil untuk mendapatkan kembali posisi mereka yang hilang,” kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan.

“Sejumlah besar tentara, lima tank T-72, enam howitzer D-20 dan D-30, lima truk bermuatan amunisi, 11 kendaraan, delapan sistem pertahanan udara, dan sebuah stasiun radar berhasil dihancurkan oleh Azerbaijan,” tambah kementerian.

Pertempuran antara kedua negara dimulai pada 27 September, ketika pasukan Armenia menargetkan permukiman sipil dan posisi militer Azerbaijan di Upper Karabakh yang mengakibatkan korban jiwa.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here