Puluhan Ribu Orang Israel Tuntut Netanyahu Mundur

Pasukan keamanan membubarkan dan menahan para demonstran yang memprotes penanganan pemerintah terhadap pandemi virus korona (Covid-19) dan dugaan korupsi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem Barat, Selasa (21/7/2020). Agensi Anadolu/Mostafa Alkharouf

Indonesiainside.id, Jakarta – Puluhan ribu orang Israel berunjuk rasa menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Dikutip dari Aljazeera Minggu (11/10), menurut pendemo Netanyahu tidak layak untuk memerintah saat diadili atas tuduhan korupsi dan menuduhnya salah mengelola pandemi virus corona (Covid-19).

Para pengunjuk rasa pada hari Sabtu (10/10) berkumpul di ratusan lokasi di seluruh Israel karena penguncian nasional (lockdown) yang telah melarang mereka untuk melakukan protes di tempat biasa di luar kediaman resmi Netanyahu di Yerusalem. Peraturan lockdown saat ini memungkinkan orang hanya berkumpul dalam jarak satu kilometer (kurang dari satu mil) dari rumah mereka.

Pertemuan terbesar di Habima Square di pusat Tel Aviv menarik ribuan pengunjuk rasa, yang meniup klakson dan menggedor drum dan rebana. Para pengunjuk rasa mengibarkan bendera merah muda dan hitam melambangkan berbagai gerakan protes akar rumput. Beberapa spanduk, menggunakan julukan Netanyahu, bertuliskan, “Bibi, kamu menghancurkan masa depanku.” Yang lainnya membaca “Pergi!”

Polisi melaporkan bentrokan dengan pengunjuk rasa di Tel Aviv dan Yerusalem. Setidaknya empat ditangkap karena melanggar penghalang polisi, harian Israel Haaretz melaporkan.

“Pengganggu perdamaian bentrok dengan petugas yang berdiri di penghalang dan menyerang mereka sambil melemparkan benda ke arah mereka. Sejumlah petugas terluka dan dirawat di tempat kejadian, ”kata polisi seperti dikutip oleh Haaretz.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here