Armenia Melanggar Gencatan Senjata, Kota Ganja Dihujani Roket, Sembilan Warga Sipil Azerbaijan Tewas

Korban serangan roket Armenia di Kota Ganja Azerbaijan.

Indonesiainside.id, Jakarta – Kementerian Pertahanan Turki menyeru publik internasional untuk mengecam Armenia karena melanggar gencatan senjata yang dicapai baru-baru ini di Nagorno-Karabakh.

“Melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan, Armenia sekarang melanggar gencatan senjata,” kata kementerian pertahanan di akun Twitter-nya, menambahkan: “Bahkan dalam gencatan senjata, Armenia terus menyerang pemukiman sipil.”

Azerbaijan mengatakan Minggu bahwa pasukan Armenia melakukan serangan di kota terbesar kedua di negara itu, Kota Ganja, dan telah menewaskan tujuh orang, satu hari setelah gencatan senjata antara kedua pihak akan diberlakukan.

Sedangkan sebuah “serangan rudal malam terbaru oleh pasukan Armenia di daerah pemukiman Ganja” menewaskan sembilan orang tewas dan 34 luka-luka termasuk anak-anak, tulis Kementerian Luar Negeri Azerbaijan di Twitter, dilansir dailysabah, Senin(12/10).

Sebelumnya, gencatan senjata yang diprakarsai Rusia telah menghentikan pertempuran yang telah berkecamuk selama dua minggu. Ini mulai berlaku pada siang hari pada hari Sabtu dan disetujui oleh menteri luar negeri Armenia dan Azerbaijan selama pembicaraan maraton yang ditengahi Rusia di Moskow.

Bentrokan yang meletus lagi akhir bulan lalu atas wilayah Nagorno-Karabakh yang diduduki secara ilegal di Azerbaijan dan pertempuran sengit telah menyebabkan ratusan orang tewas dan ribuan orang terlantar.

Ketika serangan meningkat, dan jumlah korban pun banyak, Menteri Luar Negeri Mevlüt Çavuşoğlu melakukan panggilan telepon dengan mitranya dari Rusia, Sergei Lavrov, pada hari Minggu, membahas pelanggaran gencatan senjata Yerevan.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here