Azerbaijan Laporkan 9 Tewas, 41 Luka, 1.165 Rumah Hancur dalam Serangan Armenia di Kota Ganja

Asap mengepul akibat hantaman roket di Nagorno-Karabakh. Foto: hurriyet

Indonesiainside.id, Ganja (Azerbaijan) – Korban jiwa dalam serangan rudal Armenia di Kota Ganja, Azerbaijan, bertambah menjadi sembilan orang, sementara 41 lainnya luka-luka. Serangan itu juga menghancurkan 1.165 rumah, 57 bangunan, dan 146 bangunan sipil.

Menurut Kantor Kejaksaan Azerbaijan, empat perempuan termasuk jadi korban jiwa dalam serangan tersebut. Di antara korban luka, tercatat ada 16 perempuan dan enam anak-anak

Kejaksaan juga mengungkapkan bahwa jumlah warga sipil yang tewas akibat serangan pasukan Armenia antara 27 September – 11 Oktober menjadi 41 jiwa. Sementara itu, total korban cedera mencapai 205 orang.

Pasukan Armenia terus melanjutkan serangannya meskipun gencatan senjata kemanusiaan sudah disepakati sehari sebelumnya. Pada Sabtu, kedua negara menyetujui pertukaran tahanan dan pengambilan jenazah di Nagorno-Karabakh, yang mulai berlaku pukul 00.00 waktu setempat.

Gencatan senjata diberlakukan pasca pertemuan trilateral yang digelar pada Jumat di Moskow antara menteri luar negeri Rusia, Azerbaijan, dan Armenia.

Pertempuran antara kedua negara dimulai pada 27 September, ketika pasukan Armenia menargetkan permukiman sipil dan posisi militer Azerbaijan di Upper Karabakh yang mengakibatkan korban jiwa.

Hubungan kedua negara bekas Uni Soviet itu tegang sejak 1991, ketika militer Armenia menduduki Upper Karabakh atau Nagorno-Karabakh, wilayah Azerbaijan yang diakui secara internasional.

Sekitar 20 persen wilayah Azerbaijan berada di bawah pendudukan ilegal Armenia selama sekitar tiga dekade. Empat resolusi Dewan Keamanan PBB dan dua resolusi Majelis Umum PBB, serta banyak organisasi internasional, menuntut penarikan pasukan pendudukan dari wilayah itu.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here