Bangladesh Setujui Hukuman Mati bagi Pemerkosa

perkosaan
Ilustrasi korban perkosaan. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Dhaka – Pemerintah Bangladesh pada Senin (12/10) menyetujui proposal untuk memberikan hukuman yang keras bagi para pemerkosa.

Proposal tersebut pada prinsipnya disetujui pada sebuah pertemuan kabinet dengan Perdana Menteri Sheikh Hasina sebagai ketua, kata Menteri Hukum Bangladesh Anisul Huq kepada para wartawan.

Dia mengatakan undang-undang yang diusulkan itu menetapkan bahwa “hukuman maksimum untuk pelaku kejahatan seksual adalah hukuman mati.”

Setelah persetujuan kabinet atas proposal untuk memberlakukan hukuman tersebut, dia mengatakan Presiden Bangladesh Abdul Hamid akan segera mengumumkan peraturan yang memperberat hukuman terhadap pemerkosa dari hukuman seumur hidup menjadi hukuman mati.

Huq mengatakan mereka mengajukan proposal ke kabinet untuk segera membuat amandemen undang-undang yang mengatur tentang kejahatan seksual.

Merespons kemarahan nasional yang belum pernah terjadi sebelumnya atas serangkaian kasus pemerkosaan dan kejahatan seksual baru-baru ini, dia mengatakan pemerintah memutuskan untuk mengadopsi hukuman mati bagi kejahatan tersebut dengan mengubah undang-undang.(EP/xh)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here